Ingin liburan?
Ayo jelajahi kekayaan pariwisata Indonesia, mulai dari kedalaman laut hingga puncak gunung

Propinsi


Kodya / Kabupaten

Jenis Wisata


Kata Kunci

























Jumlah Anggota Adira FOI
22491
Beranda > Artikel > Menikmati Rumpu Rampe, Kuliner Khas Maumere
Menikmati Rumpu Rampe, Kuliner Khas Maumere
Rabu, 19/03/2014 05:38:26 | Nusa Tenggara Timur | Wisata Kuliner

Oleh:
Iqbal A.Mei

Explorer
Beri nilai:
194

“Apa kuliner khas Maumere?” Begitu pertanyaan yang terlintas di pikiran saya ketika mendarat di Bandara Frans Seda, 14/03/2014. Perjalanan berjam-jam dari Jakarta membuat perut saya dan tim Adira Faces of Indonesia merasa kelaparan.

 

Betapa tidak? Selain waktu perjalanan ke Maumere yang begitu lama, juga karena cuaca panas Flores yang membuat perut kami keroncongan sebegitu hebatnya. Kami lekas meminta tim driver dan guide mengantarkan kami ke salah satu warung yang menawarkan kuliner khas di Maumere. Kami pun langsung menuju ke warung Ikan Bakar Jakarta, tak jauh dari gerbang Bandara Frans Seda.

 

Adalah Pak Panji (41) yang telah 12 tahun menggiatkan Warung Ikan Bakar Jakarta. Dialah pemiliknya. Menurutnya, kuliner khas Maumere didominasi oleh hasil laut seperti ikan, cumi,  kepiting, dll. Hal ini sudah pasti karena Maumere terletak tepat di daerah pantai utara Flores. Belakang Warung Ikan Bakar Jakarta saja sudah berbatasan dengan laut. Betapa dekatnya laut dengan kehidupan masyarakat Maumere.

 

Kami pesan ikan kerapu bakar, ikan kakap merah asam manis, udang, tahu, tempe dan sayur-sayuran lainnya. Tak ketinggalan, kami juga memesan segelas  air kelapa muda untuk mengusir  dahaga. Kabupaten Sikka juga terkenal sebagai “Kabupaten Nyiur Melambai” membuat air kelapa tidaklah susah  untuk disajikan kepada para pengunjung. Pesanan yang cukup banyak membuat kami harus cukup lama  menunggu. Tapi,  baiklah. Bersabarlah sedikit agar kuliner ikan dan sea food lainnya benar-benar dimasak mantap.

 

Minuman es kelapa muda datang. Sup Jagung  lalu menyusul hadir. Nasi dan lalapan juga datang. Lanjut ikan dan udang datang. Sayur-sayuran lalu datang. Ah, betapa tak sabar untuk lekas menikmati. Sudah  tersaji penuh menggoda aneka kuliner khas Maumere.

 

“Ini Rumpu Rampe.” jelas salah seorang pelayan atas salah satu masakan sayuran. “Selain masakan ikan, inilah kuliner khas Maumere yang dicari-cari wisatawan.”

 

Saya jelas tertarik mengetahui Rumpu Rampe lebih dalam.  Rumpu Rampe merupakan masakan sayur yang berbahankan dari daun ubi dan daun pepaya. Selayaknya masakan sayuran lainnya, daun-daun ini dimasak dengan ditumis.  Uniknya, rasa pahit yang yang ada di daun pepaya sudah tak terasa karena dinetralkan dengan garam. Bumbu-bumbu Rumpu Rampe sangat sederhana. Tapi dengan harmonisnya teracik bawang merah, bawang putih

 

Jelas, sebelum menyantap ikan-ikan, saya memilih mencicip Rumpu Rampe terlebih dulu. Rumpu Rampe ini istimewa karena orang-orang Sikka dan Flores pada umumnya sangat menyukainya. Terlebih baru kali inilah saya mencobanya. Rasa gurih yang berbalut dengan sedikit pedas langsung menggairahkan lidah saya. Akhirnya saya ketagihan untuk menyantap beberapa kali ambilan. Fuiih, mantap. Rumpu Rampe berhasil memberi perkenalan bagus untuk saya agar akrab dengan makanan-makanan Flores.

 

Rumpu Rampe biasanya tersaji di rumah makan-rumah makan di Maumere. Ia bisa menjadi menu pembuka atau sekalian sayur setiap ada sajian menikmati kuliner di Maumere. Saya lalu lekas ‘menghajar’ ikan kerapu dan ikan kakap merah yang telah tersaji di meja. Udang tak saya cicipi karena kadang saya bisa timbul alergi setelah menyantapnya. Saya harus tahan diri. Ikan-ikan ini begitu dicicipi, rasa ‘manis’ yang ada pada daging ikan langsung terasa. Artinya, ikan ini masih segar, belum berumur sehari ditangkap nelayan dari laut.

 

“Nelayan-nelayan lokal langsung akan mengantar hasil lautnya ke rumah makan kami setelah pulang melaut. Jadi, ikan dan udang itu masih segar sekali.” ungkap Panji, lelaki asal Bojonegoro, Jawa Timur yang sudah 15 tahun merantau di Maumere dan membuka usaha kuliner ini.

 

Pelayanan yang diberikan Warung Ikan Bakar Jakarta termasuk istimewa di Maumere ini. Meski sepintas bangunannya sederhana,  warung ini menyediakan fasilitas wi-fi gratis. Saya mencoba wifi dan akses internet begitu lancar. Letaknya yang dekat bandara juga menjadi favorit para pengunjung begitu mendarat atau sebelum berangkat terbang.

 

Warung Ikan Bakar Jakarta bisa menjadi pilihan utama untuk nyaman menikmati kuliner khas Maumere. Tak mudah mencari warung makan yang nyaman di Maumere tapi dengan harga terjangkau. Maklum, di Maumere tak banyak orang lokal yang ‘mau’ berdagang. Kebanyakan penjual adalah para pendatang.

 

“Nama warung kami memang “Jakarta”, tapi kuliner khas Maumere apa saja bisa disajikan di sini, tentunya asal halal.” ungkap Panji dengan muka sumringah.


Label: #ubeknegeri #copadeflores #Flores



0 Komentar

Tidak ada komentar.




User name  : 
Password  : 

Artikel Menarik Lainnya

Kantor Cabang Adira Finance

1.  Kupang
     Jl. Irian Jaya No. 1 A
     Telp : 0380-828822
     Fax  : 0380-824422

 

2.  Flores
     Jl. Anggrek No 18 Maumere Sikka Flores
     Telp : 0382 - 22187
     Fax  : 0382 - 22524