• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Lupa Kata Sandi
Ingin liburan?
Ayo jelajahi kekayaan pariwisata Indonesia, mulai dari kedalaman laut hingga puncak gunung

Propinsi


Kodya / Kabupaten

Jenis Wisata


Kata Kunci

























Jumlah Anggota Adira FOI
21164
Beranda > Artikel > Punthuk Setumbu Nirwana Borobudur
Punthuk Setumbu Nirwana Borobudur
Selasa, 22/01/2013 08:39:04 | Jawa Tengah | Wisata Alam

Oleh:
Dhanang P

Explorer
Beri nilai:

Bunyi alarm membuat saya langsung terjaga dengan suaranya sangat berisik. 02.30 itu yang terlihat di layar ponsel saya. Seingat saya, baru pukul 01.00 saya mencoba merebahkan diri, namun sekarang harus sudah bangun. Teh panas menjadi agenda pertama untuk mengawali dinginnya pagi. Dari kamar datang pesan singkat dan menanyakan apakah saya sudah siap langsung saya jawab "siap" dengan tan ransel siap digendong.

Pukul 03.30 hujan begitu lebat mengguyur kota gudeg, Yogyakarta. Mobil melintasi keheningan menjelang subuh sembari menerobos hempasan air dari langit. Tujuan kami kali ini adalah Magelang dan Puntuk Setumbu tepatnya. Entah angin apa yang membawa kami kesana, yang pasti adalah rasa penasaran saja.

Punthuk Setumbu, demikan namanya. Bukit setinggi 400an mdpl ini berdiri disisi barat candi Borobudur. Tempat yang strategis untuk melihat matahari terbit dan candi borobudur dalam balutan kabut pagi dihiasi perbukitan. Tempat favorit bagi pecinta fotografi untuk melukis borobudur dan lansekapnya dari ketinggian.

1 jam perjalanan dari Yogyakarta, sampai juga di pelataran candi Borobudur dan kami berbelok ke arah barat. Arah tujuan kami ke Desa Karang Rejo, Kecamatan Borobudur. Dibeberapa tempat ada petunjuk jalan yang merahkan menuju Puntuk Setumbu. Akhirnya perjalan dengan kendaraan  harus berhenti saat memasuki pelataran parkir.

Dari pinggir jalan besar, kami kami harus berjalan sekitar 1Km dengan jalan menanjak. 04.30 mengawali kami menyisir jalan setapak sambil ditemani hujan gerimis. Jalan becek dan licin menyambut usai memasuki kebun penduduk. Ular tanah juga menyambut kami dengan gerakan menggeliat dan membuat ular dan kami sama-sama kagetnya.

Lampu penerangan yang remang-remang menuntuk kami menuju bukit yang dimaksud, walau kadang langkah kami harus terhenti untuk mencari pijakan yang kompak. Setengah perjalan kami sampai pada gardu pandang yang pertama. Kata rekan seperjalanan saya, tempat ini kurang strategis karena pandangan kita ke arah candi tertutup pepohonan. Akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan langkah kaki yang mulai kedinginan.

30menit kami berjalan, akhirnya sampai juga di tempat yang dimaksudkan. Gazeboo, gardu pandang bertingkat dan beberapa tempat duduk dari bambu memenuhi pelataran. Inilah Punthuk Setumbu yang banyak digadang-gadang orang dengan cerita indahnya. Sesampai disana sudah banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang sama-sama menanti matahari terbit dan kemegahan borobudur dari kejauhan. Apa yang kami nanti, tak kunjung juga karena gerimis saja masih mengguyur dan kabut tebal menyelimuti.

Perkiraan matahari terbit pukul 05.45 tidak sesuai harapan kami. Semburat warna merah mudah hanya mengiasi secuil langit timur. Harapan kami serasa sirna dan sia-sia bangun pagi, berjalan terseok-seok dan akhirnya harus pupus karena alam kurang bersahabat. Sepertinya alam mengasihani kami yang sedari tadi harap-harap cemas.

Walau sesaat sang surya muncul juga dari balik awan kelam. Borobudur nampak cantik dengan balutan kabut tipis dan bukit-bukit yang melapisinya. Imajinasi saya terbawa melanglang menuju masa silam. Borobudur bak kapal Samudra Raksa yang berlayar dari Jawa menuju Afrika. Ekspedisi kayu manis nampak didepan saya saat melihat borobudur seperti mengambang diatas lautan awan dan bukit-bukit disekitarnya menjadi pulau-pulau mungil.

Lamunan saya ini buyar saat beberapa kamera sudah menyambar pemandangan indah didepan lensa. Memang bukan perkara mudah untuk melukis cahaya alam ini. Cahaya yang minim dan jarak obyek yang sangat jauh memaksa harus pandai-pandai mengakalinya. Diafragma lensa dipaksa membuka selebar mungkin untuk mengkompensasi Iso serendah mungkin agar mendapat gambar yang bebas dari pasir. Kecepatan rana juga harus dipertimbangkan saat kedua tangan menjadi tumpuan kamera, karena jika goyang sedikit saja maka obyek akan kabur.

Obyek sejuta umat, kira-kira demikian saat saya melihat beberapa foto di laman situs fotografi. Bisa dibilang demikian, karena titik para fotografer hampir sama berdiri dan obyek juga itu-itu saja. Tempat dan obyek boleh sama, namun alam ini akan berkata lain yakni dengan memberikan perbedaan. Faktor cuaca menjadi penentu, saat cahaya dan kabut yang menjadi pengisi keindahan diatur oleh alam. Lautan kabut yang dilitansi Samudra Raksa sambil menanti sang surya adalah nirwana dari borobudur.


Label: puntuk setumbu , borobudur , magelang



1 Komentar

Admin   22 January 2013 17:02:11
Hi Dhanang, AdiraFOI mengucapkan terima kasih atas kiriman artikel yang menarik ini. Tetap cintai Indonesia dengan melukis keindahannya lewat kata. Ayo Lukis Indonesia Dengan Kata. Cinta Bagi Negeri, Berbagi Cerita negeri.
Balas  Laporkan 
User name  : 
Password  : 

Artikel Menarik Lainnya

Kantor Cabang Adira Finance

1. Semarang
     Jalan Imam Bonjol No.180
     Ruko Imam Bonjol Blok C-D, RT05/RW03
     Telp : 024-3584041 (Hunting)
     Fax  : 024-3584042

 

2.  Kudus
     Jl. A. Yani No. 128 A
     Telp : 0291-441442 
     Fax  : 0291-444390

 

3. Pati
     Jl. Dr. Susanto No. 56 A Pati, Rt.3/1, 
     Kota Pati Propinsi Jateng - 59119
     Telp : 0295-386400
     Fax  : 0295-382546

 

4. Tegal
     Jl. Jend. Sudirman No. 23 / 25 RT.01 RW.04
     Telp : 0283-322383
     Fax  : 0283-320714

 

5. Pekalongan
     Jl. KH Mansur 108 Kel Bendan  Pekalongan
     Telp : 0285-422008
     Fax  : 0285-431095

 

6.  Purwokerto
     Komplek Ruko Satria Plaza Blok BC - 3-4,
     Jl.  Jendral Sudirman
     Telp : 0281-626028
     Fax  : 0281-626030

 

7. Solo
     Jl. Raya Solo Permai JA No. 7-9
     Solo Baru
     Telp : 0271-626626
     Fax  : 0271-626623

 

8.  Klaten
     Jl. Pemuda Utara No 113
     Telp : 0272-322561
     Fax  : 0272-322546

 

9.  Yogyakarta
     Jl.  H.O.S. Cokroaminoto No. 221 Rt. 10/04
     Telp : 0274 - 555007
     FaX : 0274 - 555062

 

10. Magelang
      Jl. Ahmad Yani No. 40
      Telp : 0293-363109
      Fax  : 0293-361246