Ingin liburan?
Ayo jelajahi kekayaan pariwisata Indonesia, mulai dari kedalaman laut hingga puncak gunung

Propinsi


Kodya / Kabupaten

Jenis Wisata


Kata Kunci

























Jumlah Anggota Adira FOI
21991
Beranda > Artikel > Gua Maria Sendang Ratu Kenya Wonogiri
Gua Maria Sendang Ratu Kenya Wonogiri
Senin, 15/10/2012 22:18:59 | Jawa Tengah | Wisata Budaya

Oleh:
slamet

Explorer
Beri nilai:

Bulan Oktober adalah salah satu bulan yang memiliki makna penting dalam hidup orang katolik. Bulan Oktober ditahbiskan menjadi bulan Rosario, sebuah bentuk devosi khusus kepada Bunda Maria. Untuk mengisinya, orang Katolik melakukan ziarah ke tempat peziarahan yang dibaktikan untuk Bunda Maria, di samping mengadakan doa rosario di tengah keluarga atau lingkungan.


Ada banyak tempat ziarah Katolik yang menjadi tujuan. Tempat-tempat itu dapat membantu umat berdoa dan membangun relasi secara pribadi dengan Allah melalui perantaraan Bunda Maria. Salah satu tempat yang menarik untuk menjadi tujuan ziarah adalah Sendang Ratu Kenya. Sendang ini terletak dusun Ngampohan, Giriwoyo, Wonogiri.


Setiap tempat peziarahan memiliki keunikan sejarahnya sendiri. Pun pula Sendang Ratu Kenya. Keberadaan Sendang ini merupakan proses panjang. Sendang ini tidak serta merta menjadi sebuah tempat peziarahan. Sebelum dibabtis dengan nama Sendang Ratu Kenya, sendang yang ada di kompleks ini diberi nama sendang Growong. Diberi nama demikian karena sendang yang tidak terlalu besar ini memiliki rongga dalam yang cukup besar. Sendang Growong terkenal cukup angker. Oleh masyarakat sekitar, di sendang ini diyakini berdiam aneka makhluk halus. Pusatnya ada di sebatang pohon Unut, sebuah pohon yang mirip pohon beringin. Oleh karena itu, daerah itu dikenal dengan sebutan dayangan Growong.


Keangkeran daerah itu menantang umat Katolik yang dikomandani oleh Petrus Suhirman, seorang katekis di daerah itu.  Ritual pengusiran dilakukan dengan mengadakan novena sembilan hari di  Dhayangan Growong. Setelah novena sembilan hari itu, muncul gagasan untuk menjadikan tempat itu sebagai tempat peziarahan. Perlahan-lahan, nama Sendang Growong menghilang dari peredaran setelah daerah itu dibabtis dengan nama Gua Maria Sendang Ratu Kenya. Dengan nama baru ini, umat disadarkan akan belas kasih Allah yang senantiasa mengalirkan berkat-Nya bagi manusia. Rahmat Allah itu mengalir melalui Ratu Kenya, yaitu Bunda Maria. Di tempat ini, diharapkan umat terbantu untuk berjumpa dengan Allah dan menimba rahmat air kehidupan.


Lambat laun, Gua Maria Sendang Ratu Kenya semakin dikenal. Sedikit demi sedikit pembangunan yang telah dimulai sejak 1980 itu pun mulai direalisasikan. Kompleks gua yang dahulu sempit, makin lama semakin bertambah luas. Guanya sendiri tidaklah terlalu luar biasa. Gua itu terletak di salah satu lereng. Bukan gua alami, melainkan sebuah gua buatan. Dengan tatanan yang asri, menjadikan gua itu terlihat rapi dan menarik. Di sana-sini terdapat aneka tanaman yang menghiasi gua itu.


Selain gua, dibangun juga beberapa tempat berdoa. Jika menelusuri jalan setapak di sebelah kanan gua, kita akan menjumpai dua tempat berdoa. Tempat yang pertama kita jumpai adalah salib millennium. Jika dilanjutkan, kita akan menemukan patung pieta, Sang Bunda yang memangku Yesus. Di tempat-tempat itu terdapat bekas lilin menyala pertanda tempat-tempat sering dipakai untuk berdoa.


Meski pun berada di daerah yang kering dan gersang, tetapi kompleks Gua Maria Sendang Ratu Kenya sangatlah jauh dari gambaran itu. Pohon-pohon besar dan rindang tampak menghijau. Lereng perbukitan di atas gua dibiarkan menghutan. Suasana seperti ini tentu akan membantu para peziarah. Pesona kenyamanan dan kedamaian akan terasa begitu kita memasuki kompleks gua. Hawa sejuk berkat kerindangan pohon-pohon menghijau itu meniptakan suasana nyaman dan damai. Menjadikan para peziarah betah dan ingin berlama-lama di tempat ini.


Lokasi yang mudah dijangkau, juga menjadi salah satu factor penting berkembangnya Gua Maria Sendang Ratu Kenya. Letak Gua Maria Sendang Ratu Kenya sangat strategis dan mudah dijangkau sarana transportasi umum. Kompleks Gua Maria Sendang Ratu Kenya tepat berada di tepi jalan utama Wonosari-Wonogiri. Jika menggunakan bus besar, para peziarah turun di tepi jalan raya dan berjalan kaki menelusuri jalan takberaspal. Jika menggunakan kendaran pribadi, para peziarah dapat langsung naik dan langsung menuju ke areal parker di bawah gua. Ada sebuah papan petunjuk cukup besar yang dapat membantu para peziarah.


Sayangnya, posisi strategis ini kurang didukung oleh kondisi jalan. Selepas dari wilayah Gunungkidul, jalan yang dilalui bermedan berat. Ketika saya mengunjungi tempat itu beberapa waktu yang lalu, kondisi jalan seperti sungai yang kering. Meski pun naik mobil, rasanya seperti naik kuda saja. Ketidaknyamanan ini tentu akan sangat mempengaruhi para peziarah yang ingin berkunjung ke Gua Maria Sendang Ratu Kenya dan sekaligus beberapa lokasi wisata yang ada di sekitar tempat itu.

 

Banyaknya peziarah yang datang dan berlama-lama di tempat ini mau tidak mau, disadari atau tidak, ikut membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Hal ini tampak terlihat jelas di sepanjang jalan dari areal parkir bus hingga ke kompleks gua. Di kanan kiri jalan banyak penduduk yang menggelar dagangannya. Mulai dari minuman ringan, jajanan khas daerah itu, hingga aneka souvenir (baik souvenir berbau rohani maupun souvenir kerajinan batu akik). Keberadaan gua turut menyumbang bagi kesejahteraan masyarakat yang cukup terkenal sebagai penghasil kerajinan dari batu akik tersebut.


Bukan hanya itu, lambat laun masyarakat mulai membangun homestay yang ditujukan bagi para peziarah yang ingin menginap di tempat itu. Keberadaan homestay selain menguntungkan para peziarah juga memberikan tambahan finasial bagi penduduk. Homestay yang disediakan tentu tidaklah mewah. Homestay yang dibangun menyatu dengan rumah-rumah penduduk yang sederhana. Justru itulah keunikannya. Para peziarah dapat membangun relasi dengan para pemiliknya.


Dengan kondisi seperti itulah, kiranya tepat jika dikatakan bahwa Gua Maria Sendang Ratu Kenya menjadi sarana Allah menyalurkan berkat-Nya. Bukan hanya kepada umat-Nya, tetapi kepada siapa pun yang berkehendak baik dan mau datang kepada-Nya.


Label:



1 Komentar

Fauzan S   16 October 2012 03:18:42
Slamet, AdiraFOI mengucapkan terima kasih atas kiriman artikel yang menarik ini. Tetap cintai Indonesia dengan melukis keindahannya lewat kata. Ayo Lukis Indonesia Dengan Kata. Cinta Bagi Negeri, Berbagi Cerita Negeri.
Balas  Laporkan 
User name  : 
Password  : 

Artikel Menarik Lainnya

Kantor Cabang Adira Finance

1. Semarang
     Jalan Imam Bonjol No.180
     Ruko Imam Bonjol Blok C-D, RT05/RW03
     Telp : 024-3584041 (Hunting)
     Fax  : 024-3584042

 

2.  Kudus
     Jl. A. Yani No. 128 A
     Telp : 0291-441442 
     Fax  : 0291-444390

 

3. Pati
     Jl. Dr. Susanto No. 56 A Pati, Rt.3/1, 
     Kota Pati Propinsi Jateng - 59119
     Telp : 0295-386400
     Fax  : 0295-382546

 

4. Tegal
     Jl. Jend. Sudirman No. 23 / 25 RT.01 RW.04
     Telp : 0283-322383
     Fax  : 0283-320714

 

5. Pekalongan
     Jl. KH Mansur 108 Kel Bendan  Pekalongan
     Telp : 0285-422008
     Fax  : 0285-431095

 

6.  Purwokerto
     Komplek Ruko Satria Plaza Blok BC - 3-4,
     Jl.  Jendral Sudirman
     Telp : 0281-626028
     Fax  : 0281-626030

 

7. Solo
     Jl. Raya Solo Permai JA No. 7-9
     Solo Baru
     Telp : 0271-626626
     Fax  : 0271-626623

 

8.  Klaten
     Jl. Pemuda Utara No 113
     Telp : 0272-322561
     Fax  : 0272-322546

 

9.  Yogyakarta
     Jl.  H.O.S. Cokroaminoto No. 221 Rt. 10/04
     Telp : 0274 - 555007
     FaX : 0274 - 555062

 

10. Magelang
      Jl. Ahmad Yani No. 40
      Telp : 0293-363109
      Fax  : 0293-361246