Ingin liburan?
Ayo jelajahi kekayaan pariwisata Indonesia, mulai dari kedalaman laut hingga puncak gunung

Propinsi


Kodya / Kabupaten

Jenis Wisata


Kata Kunci

























Jumlah Anggota Adira FOI
21534
Beranda > Artikel > Berastagi, Tanah Karo Simalem
Berastagi, Tanah Karo Simalem
Minggu, 08/04/2012 23:22:03 | Sumatera Utara | Wisata Budaya

Oleh:
Lina Naibaho

Traveler
Beri nilai:

Meganjang kal beritana, sebelang-belang dunia..
Mehamat kal kap jelmana kerina, la kal lit si jegirna..
O Taneh Karo Simalem, ingan cio cilinggem..

 

Begitulah sepenggal syair lagu berbahasa Karo karya Djaga Depari, seorang penyair yang telah melegenda di Tanah Karo. Lagu ini menceritakan keindahan dataran tinggi Karo dan keramahan masyarakat suku Karo yang telah tersebar ke seluruh penjuru dunia. Tanah Karo Simalem, Tanah Karo nan nyaman dan bahagia. Ya, meski udaranya tidak sedingin 9 tahun lalu ketika pertama kali saya mengunjungi pegunungan ini, namun saya tak pernah berhenti mengagumi hamparan lahan pertanian dan bentangan alam yang memanjakan mata.

 

Tak perlu berpikir panjang, maka kalau kamu mengunjungi Ibukota Sumatera Utara, sempatkan satu hari ke dataran tinggi tanah Karo. Objek wisata utama di Kabupaten Karo adalah Berastagi. Berastagi terletak pada ketinggian kurang lebih 4.594 kaki dari permukaan laut. Dataran ini diapit oleh dua gunung berapi, yaitu Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak. Memandang sekeliling kaki langit Berastagi, kita dapat menikmati lukisan baris-baris gunung. Bayang-bayang pepohonan hijau dari Gunung Sibayak membuat kita lupa pada penatnya hiruk-pikuk kota. Jarak kota ini dari Kota Medan sekitar 66 km. Dengan jarak yang tak begitu jauh, Berastagi mampu menyajikan keindahan-keindahan yang menawan. Pantas saja Berastagi menjadi pilihan warga Medan untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan di akhir pekan.

 

Minggu pagi yang cerah, saya akan membawa kalian ke Berastagi dengan gaya backpackers! Ada beberapa transportasi umum dari Medan menuju Berastagi, yang paling sering digunakan adalah Bus Sinabung, Borneo, Sutra, dan lain-lain. Bus berukuran sedang ini  mangkal di sekitaran simpang pos Jalan Jamin Ginting, Medan. Di belahan mana pun kamu tersesat di kota Medan, cari saja angkot (angkutan umum) jurusan Pancur Batu, lalu kamu turun di salah satu stasiun bus yang saya sebutkan di atas.

 

Bus meninggalkan Medan. Meninggalkan udara penuh polusi. Rumah-rumah padat penduduk berlalu, pemandangan di kiri-kanan jalan pun berubah indah. Sibolangit, salah satu kecamatan di Kabupaten Deli Serdang yang berada pada jalur Medan-Berastagi menunjukkan pemandangan hutan hujan tropis yang menawan. Jika jalanan lumayan lengang, tak lebih dari 1,5 jam kita sampai di Berastagi. Tarif bus Medan-Berastagi hanya Rp 10.000.

 

Aha, sampai di Tugu! Yup, pusat kota Berastagi adalah Tugu Pahlawan. Meski pada kenyataannya ditemui beberapa tugu di Berastagi, tetapi untuk Tugu Pahlawan, masyarakat setempat menyebutnya dengan “tugu” saja. Di depan tugu, ada beberapa halte bus khas ornamen Karo dengan disain yang unik. Di setiap senja akhir pekan, halte ini kerap dijejali oleh orang-orang muda yang menamakan dirinya pencinta alam, memanggul ransel besar dari Gunung Sinabung, menunggu bus pulang ke Medan.

 

Masih dalam pandangan mata, kita bisa melihat Pasar Buah di arah Jalan Perwira Berastagi. Di Jalan Perwira ini juga ada Museum Karo, tetapi belum dibuka karena sedang dalam proses pembangunan. Jadi abaikan saja dulu. Mari kita ke pasar buah. Nah di pasar buah ini dijual berbagai hasil bumi Tanah Karo, mulai dari sayur-mayur, buah-buah, berbagai jenis bunga, dan binatang-binatang lucu seperti marmut dan kelinci. Di pasar ini juga kita bisa berbelanja berbagai souvenir khas karo. Kalau mau berkeliling kota dengan kuda, kita bisa menaiki kuda secara langsung ataupun mengendarai kereta kuda. Tarif wisata berkuda ini mulai Rp 30.000-Rp 100.000.

 

Kota ini dikenal dengan kota jeruk dan markisa karena dahulu dua jenis buah ini menjadi andalan utama hasil buminya. Buah-buahan ini memang banyak ditemui di pasar buah, tetapi harganya sesuai dengan harga objek wisata, jadi kamu harus melakoni tawar-menawar harga dengan penjual. Tapi kalau kamu mau yang lebih murah, silahkan ke pasar tradisional Berastagi. Letaknya tak jauh dari tugu, berjalan kaki saja dari tugu ke Jalan Jamin Ginting Berastagi. Sebelum Tugu Kol Berastagi, kamu akan menemui pasar tradisional di sebelah kiri. Kalau mau naik angkutan umum kota, tarifnya hanya Rp 2000. Di pasar ini kita bisa berbelanja sayur-sayuran dengan harga yang cukup murah. Wah, borong saja banyak-banyak, oleh-oleh untuk ibu di rumah! Ketika saya masih mahasiwa, kami berbelanja di pasar ini terlebih dulu untuk kebutuhan masak-memasak dalam rangka acara kemping cantik di kaki Sinabung. Dari pasar tradisional ini juga, ada angkutan umum menuju Gunung Sinabung.

 

Fasilitas kota Berastagi cukup lengkap, maklum kota ini banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara juga. Begitulah, Berastagi sudah lama berbenah menjadi kota wisata. Mulai dari hotel berbintang, restoran, money changer, golf dan lain-lain sudah tersedia. Tetapi kalau kamu berniat mencari penginapan murah, cari saja di sekitaran Tugu, tarifnya mulai Rp 100.000/hari.

 

Nah, kalau tak berniat bermalam di Berastagi, sekarang kita ke Kebun stroberi! kebun stroberi banyak ditemui di Desa Tongkoh, Berastagi. Dari pusat kota, naik angkutan umum 'si gantang sira' berwarna orens, tarifnya Rp 2000. Pilih saja salah satu kebun untuk kamu kujungi. Letak kebun-kebun ini tepatnya di sekitar Tugu Jeruk Berastagi. Wah, ini dia objek wisata paling seru! Kita bisa menikmati stroberi sembari langsung bertemu petani stroberi dan memetik stroberi yang kita inginkan. Selain stroberi, ada juga kebun jeruk untuk dipetik di desa ini, dan terong belanda yang memang buah asli dari Sumatera Utara. Petani-petani ini sangat ramah, bahkan akan memberikan informasi mengenai pertanian organik yang mereka kelola dan berbagai khasiat dari buah-buahan ini. Malah tak sungkan-sungkan memberi cerita berbagai objek wisata menarik lainnya di Berastagi. 

 

Baiklah, kalau sudah lelah berkeliling kota Berastagi dan mencoba memetik sendiri hasil buminya, saatnya untuk memanjakan diri di pemandian belerang Berastagi. Dari Desa Tongkoh, ada angkutan umum yang langsung menuju Desa Semangat Gunung, desa tempat pemandian air belerang. Namun sangat jarang, jadi lebih baik kamu memberhentikan saja salah satu bus menuju Medan, katakan saja hendak ke simpang Desa Doulu. Nah tidak ada tarif yang umum untuk ini, saya sarankan kamu cukup memberi Rp 2000 kepada kernet bus yang kamu tumpangi.

 

Di persimpangan menuju objek wisata, abang tukang ojek selalu menunggumu, tarifnya Rp 7000/perorang untuk satu kali jalan. Tepat di lembah Sibayak, ada pemandingan air hangat Lau Debuk-debuk dan Semangat Gunung. Kamu cukup menyediakan kocek Rp 5000 untuk memasuki salah satu objek pemandian air belerang yang tersedia. Tempat berendam ini buka dari pukul 08.00-23.00, dan pada akhir pekan atau pun hari libur nasional akan beroperasi selama 24 jam. Oya, jangan lupa meminta nomor hp tukang ojek agar dapat memanggilnya kembali dan dijemput selesai berendam nanti. Jarang sekali tukang ojek mangkal di depan tempat pemandian, apalagi kalau kamu berendam di malam hari. Menelepon tukang ojek menjadi sesuatu yang lazim di sini. Hmm, serasa bersama teman sendiri bukan? Yah, lagi-lagi, dataran tinggi Karo menyuguhkan mereka yang ramah dan baik hati, jangan segan-segan bercerita dengan abang tukang ojek selama diboncengan. Ah benar kata Djaga Depari, Tanah Karo Simalem, tak hanya alam yang indah, masyarakatnya juga ramah.


Label: Berastagi , Tanah Karo , Pemandian air panas Berastagi.



0 Komentar

Tidak ada komentar.




User name  : 
Password  : 

Artikel Menarik Lainnya

Kantor Cabang Adira Finance

1. Binjai
    Jl. S. Hasanuddin No. 12
    Telp : 061 - 77237860
    Fax  : 061 - 8820479

 

2. Medan
    Jl. Abdullah Lubis 73
    Telp : 061-4525007
    Fax  : 061-4146655

 

3. Lubuk Pakam - Deli Serdang
    Jl.  Medan No. 15,
    Telp : 061-7955715
    Fax  : 061-795.6250

  

4. Tanjung Balai Asahan
    Jl. Pahlawan No. 87-89-91
    Kel. Pantai Burung
    Kec. Tanjung Balai Selatan
    Kota Tanjung Balai Asahan 21316
    Sumatera Utara
    Telp : 0623 - 94811,
              0623 - 93522
    Fax  : 0623 - 95133

 

5. Pematang Siantar
    Jl. Asahan Komp. Mega Land No. 19-20 Blok A
    Telp : 0622 - 24375
    Fax  : 0622 - 27386

 

6. Rantau Prapat
    Jl.Ahmad Yani No.150A-B
    Telp : 0624-327755
    Fax  : 0624-327753